JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih apresiasi dari pemerintah pusat dalam ajang Anugerah Lingkungan PROPER Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia dalam acara penganugerahan yang digelar bersama CNBC Indonesia pada Selasa (7/4/2026) di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.
Ajang PROPER merupakan bentuk apresiasi bagi perusahaan yang menunjukkan kinerja unggul dalam pengelolaan lingkungan hidup, kepatuhan terhadap regulasi, serta inovasi sosial yang melampaui standar kepatuhan.
Pada periode penilaian 2024–2025, tercatat empat perusahaan besar yang beroperasi di wilayah Bangka Belitung berhasil meraih predikat beyond compliance. Dua di antaranya memperoleh predikat emas, yakni PT Timah Tbk Unit Metalurgi (UNMET) dan PT Mitra Stania Prima Smelter.
Sementara itu, sejumlah perusahaan lainnya meraih predikat hijau, di antaranya PT Timah Tbk Balai Karya, PT Mitra Stania Prima Tambang, PT Pertamina TBBM Pangkalbalam, PT Pertamina DPPU Depati Amir, PT PLN PLTU Air Anyir, serta PT PLN PLTU Suge Belitung.
Komitmen Menjaga Keseimbangan Lingkungan dan Pembangunan
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan pelestarian lingkungan.
“Penghargaan ini bukan sekadar prestasi seremonial, melainkan bukti nyata bahwa Bangka Belitung serius menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha agar praktik ramah lingkungan menjadi budaya bersama,” tegasnya.
Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Bangka Belitung, Bambang Trisula, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam menjaga kualitas lingkungan hidup.
“Kami terus mendorong perusahaan agar tidak hanya patuh pada regulasi, tetapi juga mampu berinovasi dalam pengelolaan lingkungan. PROPER menjadi instrumen penting untuk mengukur sekaligus memotivasi peningkatan kinerja tersebut,” ujar Bambang.
Ia menambahkan, pihaknya secara aktif melakukan pembinaan dan pengawasan, khususnya pada aspek pengelolaan air, udara, limbah B3, efisiensi energi, serta pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.
Penguatan Tata Kelola Lingkungan Berkelanjutan
Selain capaian di ajang PROPER, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga menunjukkan tata kelola lingkungan yang kuat pada awal tahun 2026 melalui berbagai penghargaan nasional lainnya, termasuk partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Nasional Gerakan Indonesia ASRI 2026.
Melalui berbagai langkah strategis tersebut, pemerintah daerah optimistis dapat terus meningkatkan kualitas lingkungan hidup sekaligus mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan di masa mendatang. (Rz)






