Dari Seserahan ke Produk Kreatif, Studio Dian Tantra Tumbuh Bersama Rumah BUMN PT TIMAH

BELITUNG – PT TIMAH melalui Rumah BUMN Belitung terus berupaya mendukung pelaku UMKM di Kabupaten Belitung agar berkembang, salah satunya dengan membantu mempromosikan produk agar semakin dikenal luas.

Upaya ini dirasakan langsung oleh Dian, pemilik Studio Dian Tantra, yang mengembangkan usaha kerajinan dari hobi yang digemarinya. Ketekunan dalam menekuni minat tersebut perlahan membuka peluang usaha yang menjanjikan.

โ€œAlhamdulillah, sejak bergabung dengan Rumah BUMN Belitung, produk kami bisa lebih dikenal,” katanya.

Dari Hobi Menjadi Usaha

Dian menceritakan, sejak usia dini dirinya telah memiliki ketertarikan pada berbagai pernak-pernik dan kerajinan tangan. Tanpa menempuh pendidikan formal, ia mengasah kemampuan secara otodidak hingga mampu menghasilkan berbagai produk kreatif bernilai jual.

Pemkot Pangkalpinang Hidupkan Kembali Ceng Beng Cup, Padukan Olahraga dan Budaya Era 90-an

Perjalanan usahanya bermula dari pesanan sederhana, yakni membuat seserahan pernikahan untuk seorang teman. Dari pengalaman tersebut, pesanan mulai berdatangan dan menjadi titik awal berkembangnya usaha yang kini dikenal sebagai Studio Dian Tantra di Jalan Padang Terkukur, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

โ€œAwalnya saya hanya membuat seserahan pernikahan untuk teman. Dari situ, Alhamdulillah mulai ada pesanan lain dan usaha ini terus berkembang,โ€ ungkap Dian.

Seiring waktu, ragam produk yang dihasilkan pun semakin berwarna, mulai dari kerajinan decoupage, dompet koin, tas, gantungan kunci, bros, gelang keramik, topi ecoprint, hingga lilin aromaterapi.

Setiap produk dibuat dengan sentuhan personal yang menjadi ciri khas tersendiri, sehingga menghadirkan identitas kuat di tengah persaingan industri kerajinan yang semakin kompetitif.

Festival Kampung Bintang 2026 Perkuat Toleransi Lewat Kuliner Chinese Halal di Pangkalpinang


Tantangan dan Dukungan Pengembangan

Di balik perkembangan usahanya, Dian mengakui masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam hal ketersediaan bahan baku. Sebagian besar material harus didatangkan dari luar daerah karena keterbatasan pemasok di Belitung.

โ€œTantangan kami saat ini adalah memenuhi permintaan pasar, sementara bahan baku harus didatangkan dari luar karena supplier di sini masih terbatas,โ€ jelasnya.

Dalam hal pemasaran, Dian masih mengelola usahanya secara mandiri melalui platform digital serta mengikuti berbagai bazar. Meski hanya didukung dua karyawan, Studio Dian Tantra tetap mampu menjaga kualitas dan menghasilkan produk-produk eksklusif.

Dukungan dari Rumah BUMN Belitung yang dikelola PT TIMAH turut menjadi wadah pengembangan bagi pelaku UMKM. Dian mengaku terbantu, terutama dalam hal pemasaran serta peningkatan kapasitas usaha melalui berbagai pelatihan.

Festival Kampung Bintang 2026 Dorong Kebangkitan Kuliner Chinese Halal di Pangkalpinang

“Saya juga mendapatkan banyak pelatihan yang sangat membantu pengembangan usaha,โ€ katanya. (Rz)

Bagikan