Anggota Polri Aktif di Polda Babel Diduga Terlibat Pengeroyokan di Toboali, Propam Periksa Saksi dan Kumpulkan Alat Bukti

Bangka Selatan – Seorang anggota Polri yang masih aktif bertugas di Polda Bangka Belitung berinisial RD diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap seorang warga setempat. Korban dalam peristiwa ini adalah mantan Direktur RSUD Junjung Besaoh Bangka Selatan, dr M Fauzan.

Atas kejadian tersebut, korban telah melapor ke Propam Polda Babel. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan pemanggilan para saksi, korban, serta oknum anggota Polri yang diduga terlibat, untuk dimintai keterangan mengenai kronologis dan motif kejadian.

Oknum anggota Polri berinisial RD yang diduga terlibat pengeroyokan juga turut dipanggil guna menjalani pemeriksaan, terkait rangkaian peristiwa maupun latar belakang dugaan aksi tersebut.

Proses Penyelidikan Masih Berjalan

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Babel, Agus Sugiyarso, membenarkan adanya dugaan keterlibatan oknum anggota Polri dalam perkara tersebut.

KKG Gugus Kabong Hadirkan Ps. Kanit Binmas, Perkuat Budaya Sekolah Aman

โ€œProsesnya itu sudah ditangani Propam, pengaduan kasus melalui barcode. Jadi, Propam itu pro aktif mendatangi korban dilokasi, dirumahnya untuk dimintai keterangan dan saksi-saksinya sudah diperiksa,โ€ ujar Agus, ketika dikonfirmasi Bangkapos.com, Senin (16/2/2026).

Lebih lanjut, Kombes Pol Agus menyampaikan bahwa hingga saat ini Propam masih melakukan proses penyelidikan guna memastikan kronologis, motif, hingga penyebab terjadinya dugaan pengeroyokan tersebut.

“Masih penyelidikan, jadi masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi, alat bukti dikumpulkan dulu. Ketika sudah memenuhi alat bukti yang cukup, tetap diproses di Provos,” tegasnya.


Penyidik Turun ke Lokasi

Ia juga mengakui bahwa penyidik telah turun langsung ke lokasi kejadian atau Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk memastikan benar atau tidaknya dugaan pengeroyokan yang melibatkan oknum anggota Polri yang BKO di Kabupaten Basel.

Kundur Park PT TIMAH Tbk Jadi Magnet Baru, Pengunjung Rela Berkendara 14 KM untuk Bersantai

“Sebelumnya kan disana (Basel) waktu itu beredar dimasyarakat kan, itu kan penyidik melakukan penyidikan benar gak gitu. Kita junjung KUHAP yang baru, menjunjung azaz praduga tak bersalah,” ucapnya.

Hingga kini, kronologis secara rinci maupun motif dari dugaan pengeroyokan tersebut masih dalam pendalaman. Belum diperoleh keterangan detail mengenai rangkaian peristiwa yang melibatkan oknum anggota Polri yang bertugas di Polda Babel dan BKO di Kabupaten Basel sebagai ajudan Kepala Daerah tersebut. (Rz)

Bagikan