Bunda Susanti Apresiasi Kader dan Nakes, Posyandu Jadi Benteng Kesehatan Masyarakat

PANGKALPINANG – Ketua TP Posyandu Kota Pangkalpinang, Hj. Susanti Saparudin, menegaskan pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin, termasuk langkah jemput bola bagi balita maupun masyarakat yang belum memperoleh layanan kesehatan.

Penegasan itu disampaikan Bunda Susanti saat meninjau pelaksanaan Posyandu Bougenvile di Kelurahan Pasir Garam, Kecamatan Pangkalbalam, Kamis (21/5/2026).

Dalam peninjauan tersebut, ia mendatangi satu per satu meja pelayanan posyandu. Bunda Susanti memantau jumlah kunjungan masyarakat, pemberian makanan tambahan (PMT), hingga berdiskusi langsung dengan tenaga kesehatan mengenai kondisi balita dan ibu hamil.

Pemantauan Sejak Masa Kehamilan

Menurutnya, pelayanan posyandu tidak hanya sebatas kegiatan rutin bulanan, melainkan menjadi langkah penting dalam mencegah stunting dan berbagai penyakit lainnya sejak dini.

Gubernur Hidayat Arsani Antar Langsung Kepulangan Menteri Hukum Usai Kunker di Babel

“Kalau ada anak yang belum imunisasi, harus dijemput bola dan ditanyakan langsung. Begitu juga kalau ada kasus stunting, perkembangannya harus terus dipantau,” ujarnya.

Bunda Susanti mengatakan pemantauan kesehatan anak bahkan perlu dimulai sejak masa kehamilan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga asupan gizi serta kesehatan ibu hamil agar tumbuh kembang anak tetap optimal.

“Balita harus terus dipantau tumbuh kembangnya, bahkan sejak masih dalam kandungan. Ibu hamil juga harus menjaga gizi dan kesehatannya,” katanya.


Peran Posyandu Tekan Risiko Penyakit

Ia turut mengapresiasi kader posyandu dan tenaga kesehatan yang aktif mendampingi masyarakat dalam setiap kegiatan pelayanan kesehatan di lingkungan.

Pengabdian Untuk Negeri, Hidayat Arsani Pimpin Peringatan HUT Damkar dan Satpol PP Babel

Menurut Susanti, berdasarkan hasil pemantauan di Posyandu Bougenvile, tidak ditemukan kasus stunting maupun penyakit menonjol lainnya. Ia berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan melalui kegiatan posyandu yang aktif dan berkelanjutan.

“Semoga setiap bulan dengan adanya kegiatan posyandu ini angka penyakit seperti stunting maupun TB bisa terus ditekan. Kita harus selalu memberikan afirmasi positif bahwa hal kecil yang dilakukan bisa bermanfaat besar bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr. Hisar M. Manalu, berharap kader posyandu, lurah, dan pihak puskesmas terus menggerakkan masyarakat agar aktif datang ke posyandu.

Menurutnya, screening kesehatan sejak dini menjadi hal penting guna mencegah penyakit kronis di masa mendatang, terlebih dengan meningkatnya jumlah lansia.

“Di posyandu ada pemeriksaan gratis dan screening awal sehingga penyakit bisa dicegah lebih cepat,” ujarnya. (Rz)

Sinkronisasi Program Pendidikan Menguat di Babel, Gubernur Hidayat Ajak Seluruh Stakeholder Bersinergi

Bagikan