Gerakan ASRI Menyapa Daerah, Kepedulian Dimulai dari Lingkungan

BOGOR – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh Kepala Daerah untuk menggalakkan “Gerakan Indonesia ASRI” (Aman, Sehat, Resik, Indah) secara rutin setiap pekan sebagai upaya membangun lingkungan yang tertata, bersih, dan aman di berbagai daerah.

Arahan tersebut disampaikan Kepala Negara dalam taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin, (2/2/2026).

Dalam pengarahan itu, Presiden menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan nyaman, sekaligus memperkuat daya tarik ruang publik serta sektor pariwisata di seluruh Indonesia.


Dukungan Pemerintah Kota Pangkalpinang

Instruksi Presiden tersebut segera disambut Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, atau Prof. Udin. Melalui rilis resminya, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI.

Ia menegaskan, gerakan tersebut akan diwujudkan di Ibu Kota Bangka Belitung (Babel) melalui kegiatan gotong royong yang diberi nama “Gerakan Pangkalpinang Bersih”, yang menurutnya telah dimulai sejak awal masa kepemimpinannya.

“Alhamdulillah, Gerakan Indonesia ASRI ini sebuah instruksi yang akan dilaksanakan di Pangkalpinang secara rutin. Bahkan, kami sudah memulainya melalui Gerakan Pangkalpinang Bersih,” ujar Prof. Udin.


Gotong Royong Jadi Budaya Kerja

Lebih lanjut, Prof. Udin menjelaskan bahwa Gerakan Pangkalpinang Bersih telah dijalankan sejak hari pertama kepemimpinannya, tepatnya pada 17 Oktober 2025. Kegiatan tersebut dimulai dari lingkungan terdekat, yakni kawasan Pemkot Pangkalpinang, dengan melibatkan seluruh pegawai serta pimpinan perangkat daerah.

“Gotong royong ini saya tekankan kepada seluruh pegawai untuk menjadi budaya kerja. Baik dalam menyukseskan program pemerintah secara administratif, maupun menciptakan lingkungan yang asri,” ungkapnya.

Gotong royong terbaru dilaksanakan di Pasar Pagi, yang menjadi salah satu pusat perekonomian Kota Pangkalpinang. Menurut Prof. Udin, kegiatan bersih-bersih di pasar tersebut direncanakan berlangsung secara rutin setiap satu bulan sekali.


Menyasar Pasar, Wisata, hingga Sekolah

Selain pasar, Pemkot Pangkalpinang juga telah menjadwalkan kegiatan gotong royong di berbagai pusat wisata dan ruang publik. Sasaran kegiatan meliputi titik-titik rawan banjir serta sejumlah fasilitas umum lainnya, termasuk lingkungan sekolah.

Sebagai tindak lanjut arahan Presiden dalam Rakornas, Pemkot Pangkalpinang juga berencana menerbitkan surat edaran kepada sekolah-sekolah agar melaksanakan kegiatan memungut sampah selama 10 menit sebelum jam belajar dimulai.

“Dalam waktu dekat sesuai dengan arahan Presiden dalam rakornas, kami akan mengeluarkan surat edaran ke sekolah-sekolah untuk melakukan gerakan memungut sampah di lingkungan sekolah selama 10 menit sebelum jam belajar dimulai,” pungkasnya. (Rz)