PANGKALPINANG – Komitmen menghadirkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berdampak langsung bagi masyarakat kembali ditegaskan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (27/03/2026).
Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Babel tersebut dipimpin Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, serta dihadiri Pj. Sekretaris Daerah Fery Afriyanto, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, kepala perangkat daerah, dan para undangan.
LKPJ sebagai Wujud Pertanggungjawaban
Dalam penyampaiannya, Gubernur Hidayat menegaskan bahwa LKPJ bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan wujud nyata pertanggungjawaban kinerja pemerintah kepada publik sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.
“LKPJ ini bukan sekadar laporan, tetapi bukti kerja nyata. Kami ingin memastikan masyarakat Bangka Belitung benar-benar merasakan hasil pembangunan,” tegasnya.
Sejak dilantik pada 17 April 2025, Gubernur Hidayat Arsani bersama jajaran Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat berbagai capaian dalam waktu relatif singkat. Sebanyak 26 penghargaan tingkat nasional berhasil diraih sebagai indikator kinerja, inovasi, serta arah pembangunan yang dinilai tepat.

Capaian Kinerja dan Transformasi Daerah
Di bidang tata kelola pemerintahan, Babel meraih predikat terbaik dalam pencegahan korupsi dari KPK RI, serta capaian reformasi birokrasi dengan skor 84,37. Pada sektor pelayanan publik, penghargaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) terbaik dari Kementerian Dalam Negeri menjadi penegas meningkatnya kualitas layanan kepada masyarakat.
Transformasi digital turut menjadi perhatian, dengan keberhasilan Babel menembus tiga besar nasional Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025. Selain itu, pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber di seluruh kabupaten dan kota menjadi langkah strategis dalam memperkuat keamanan dan ketahanan digital daerah.
Capaian pada sektor kesehatan, sosial, dan ekonomi juga menunjukkan tren positif, antara lain melalui predikat Provinsi Layak Anak, implementasi Kawasan Tanpa Rokok di seluruh wilayah, serta apresiasi atas pertumbuhan ekonomi nonpertambangan yang kian menguat.
“Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Sinergi antara pemerintah, DPRD, dan seluruh masyarakat menjadi kunci utama,” ungkap Gubernur.
Penguatan Kolaborasi ke Depan
Di tengah berbagai capaian tersebut, Gubernur Hidayat menegaskan masih adanya tantangan yang perlu dihadapi bersama. Ia menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara eksekutif dan legislatif dalam menjawab dinamika pembangunan yang terus berkembang.
“Kami percaya, kolaborasi yang kuat adalah kunci untuk menghadirkan solusi dan menjawab tantangan pembangunan,” ujarnya.
Menutup penyampaiannya, Gubernur Hidayat Arsani menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan, memperkuat kemandirian daerah, serta memastikan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.
“Ke depan, kami akan menjaga stabilitas ekonomi dan memastikan pembangunan dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat Bangka Belitung,” pungkasnya. (Rz)






